Hamil Pertama Vs Hamil Kedua

 Hamil Pertama vs Hamil Kedua



Kali ini ummi mau nulis pengalaman ummi yang alhamdulillah sedang hamil kedua anak kedua insyaallah dengan usia kandungan #39minggu.

Waktu awal mengetahui hamil lagi, usia mas Muhammad saat itu 15 bulan, jadi masih menyusui. Sehingga status ummi mulai saat itu ibu hamil dan menyusui ^^ . Masyaallah.



Banyak banget perbedaan yang dirasakan antara hamil pertama dan kedua ini.

Mulai dari trimester pertama kehamilan,

waktu hamil pertama banyak banget keluhannya.

Bulan pertama kehamilan ummi belum tahu kalau sedang hamil.

Keluhannya

mulai dari payudara (PD) yang sakit semacam bengkak, perut yang terasa keram dan kaku, seperti ada yang mau jatuh, keluhannya hampir sama seperti mau mentruasi. 

Namun rasanya lebih sakit tidak seperti biasanya. Ummi kira memang mau menstruasi karena memang jadwalnya mentruasi juga. Selang satu bulan tak kunjung datang menstruasinya, namun keluhannya tetap ada, terasa ada yang berbeda dengan badan ummi, mulai dari suhu tubuh yang rasanya hangat terus dan  keluhan lain sebagainya,  tidak terdeskripsikan. Karena hal itu ummi memutuskan untuk tes kehamilan dengan tespack. Alhamdulillah garis dua. Setelah dicek bidan dan USG oleh dokter, perkiraan kehamilan ummi saat itu adalah 2 bulan.

Bulan kedua mulai mual muntah dan sensitif dengan bau-bau.

Sering pusing dan perut kadang tiba-tiba sakit sampai tidak bisa beraktivitas.

Lanjut bulan ketiga trimester pertama, mual muntah semakin menjadi-jadi. Hampir setiap pagi muntah, setiap sehabis makan muntah juga. Badan lemas dan tidak nafsu makan.

Banyak ngidamnya mau makan ini itu.

Nah walaupun katanya ngidam itu secara kesehatan tidak ada hubungannya dengan kehamilan, menurut ummi fungsi ngidam ya biar nafsu makan, karena makanannya emang yang kita mau, tapi tetap ya makanan yang aman untuk ibu hamil. 


Trimester pertama bulan pertama kehamilan kedua alhamdulillah tidak dijumpai lagi keluhan seperti hamil pertama, namun setiap makan yang berbumbu dan beraroma pasti mual tapi tidak sampai muntah. Saat itu memang belum tahu kalau lagi hamil lagi,

Karena sering mual seperti itu, ummi pun memutuskan untuk tes pack kehamilan, seingat ummi, ummi belum mentruasi selama dua bulan. Ternyata memang hasilnya garis dua, alhamdulillah masyaallah tabarakallah.

Lanjut bulan kedua dan ketiga trimester pertama,

mual muntah bisa dihitung jari, nafsu makan juga baik, sensi terhadap aroma bau juga tidak signifikan.

Hanya saja sering pusing dan badan gemetaran apalagi kalau telat makan, hal ini juga dipengaruhi ummi yang sambil menyusui mas Muhammad yang usianya saat itu 16 bulan.


TM2 kehamilan pertama udah mulai enak makan, mual muntah sudah jarang, perut udah mulai besar. Udah ada yang gerak-gerak dalam perut. masyaallah tabarakallah.

TM2 Kehamilan kedua juga sama seperti itu, tapi karena tidak ada mual muntah sama sekali jadi kadang lupa kalau lagi hamil ^^ , 

Tapi perjuangan ummi itu selain menyusui juga menjaga kesehatan adik bayi dalam perut ya, tetap harus cukup makan dan  makanan bergizi.

Terasa banget kalau telat makan bisa langsung pusing, badan gemetaran. Telat minum juga langsung lemes, jadi betul-betul harus diperhatikan asupan makan juga. 


TM3 kehamilan pertama  nafas mulai sesak, perut semakin berat, badan semakin lebar ^^ . 

Semakin deg-degan menuju HPL persalinan, saat itu ummi belum tau kontraksi itu seperti apa.

Jadi ummi kira kalau bayi dalam perut lagi aktif-aktifnya gerak, keram perut, sakit ya itu kontraksi.

Jadi mulai ngitungin kontraksi pakai aplikasi apakah sudah waktunya ke Rumah Sakit atau belum. Lahiran pertama  berbeda 10 hari dari HPL yang dibilang oleh dokter A dengan 3 kali USG, lebih mendekati HPL yang dibilang dokter B dengan 1 kali  USG. Acuan ummi sebelumnya memang dokter A, karena yang paling banyak USG dengan beliau, jadi waktu tau lewat HPLnya telat, setiap hari bawaannya cemas.

Namun akhirnya ummi ngeuh kalau HPL dua dokter itu berbeda, jadi ummi positif thingking saja kalau mungkin HPL nya ikut yang dibilang dokter B.

Memang HPL itu hanya perkiraan ya, bisa lebih cepat atau lebih lambat.

Jadi lahirannya mas Muhammad saat usia kehamilan 40 Minggu 1 Hari mendekati prediksi HPL dokter B, alhamdulillah normal.

Baru hari itu juga ummi tau kalau ternyata kontraksi itu seperti itu, jadi selama hamil rasanya tidak pernah merasakan kontraksi palsu deh. tapi wallahu a'lam ya manusia suka lupa ^^ 

Nah, sekarang alhamdulillah kehamilan kedua TM3 , sama-sama badan jadi lebar ya ^^ perut juga berat, tidur mulai susah, cari posisi tidur nyaman itu ribet banget apalagi sambil menyusui. 

TM3 kehamilan kedua ini usia kehamilan 39 minggu ummi beberapa kali ngerasa kontraksi palsu walau durasinya sebentar.

Mohon doanya saja ya, semoga lahirannya lancar, adik bayi dan ummi nya sehat dan selamat. aamiin


next insyaallah berlanjut di cerita ummi lainnya ya...

harapannya bisa bermanfaat, bagi ummi atau mudah-mudahan untuk yang lainnya...


perlu digaris bawahi kalau keluhan,keadaan kehamilan setiap orang berbeda-beda...jadi jangan jadi acuan ya, ummi bukan tenaga medis hanya share pengalaman saja...


Konsultasikan kehamilan   bunda dengan dokter ya ^^


Juga tak lupa bagi yang belum menikah, semoga segera dipertemukan jodohnya... insyaallah akan melewati fase ini juga ya.


Bagi yang belum hamil, semoga segera juga ya, 

insyaallah akan ada waktu terbaik dariNya... sabar... insyaallah bisa merasakan fase hamil dan menyusui juga...


follow ummi di instagram ya @ummu_muhammad_rinia disana ummi banyak share mengenai parenting, MPASI, Food, Mom & Kids


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review NPURE Centella Asiatica Face Essence untuk Wajah Berjerawat yang Aman Buat Ibu Hamil dan Ibu Menyusui ?

Dalgona Coffee : Kopi Asli

Kue Lebaran Simpel : Cokelat kokokrunch tanpa oven tanpa mixer